Berita Bola

Tim Kuda Hitam Ini Berhasil Menyingkirkan Juventus dari Liga Champions

liputan7upcashKlub raksasa dari Liga Belanda, Ajax Amsterdam jadi kuda hitam di Liga Champions pada musim ini. Mereka membuat kejutan lagi dengan menyingkirkan keinginan satu diantara klub yang dijagokan meraih gelar juara, Juventus.

Mereka tanpa ada diduga maju ke semi final dengan kelebihan agregat 3-2. Juventus tampil menguasai di awalnya set pertama. Gol pembuka mereka buat melalui Cristiano Ronaldo pada menit ke-28. Tetapi, kelebihan itu tidak berjalan lama, sebab enam menit berlalu Donny van de Beek menyamakan posisi.

Ajax semakin trengginas, tampilan disiplin mereka membuat Si Nyonya Tua kewalahan serta pada akhirnya Matthijs de Ligt membuat team asal Belanda ini kembali unggul serta skor 2-1 bertahan sampai akhir pertandingan.

Dikutip Soccerway, kemenangan spektakuler Ajax ini bukan pertama kali di arena Liga Champions edisi kesempatan ini. Awal mulanya, mereka pun membuat surprise dengan menyusahkan Bayern Munich di babak grup.

Serta di set 16 besar, raksasa Spanyol, Real Madrid, sebagai korban. Sesudah kalah 1-2 di kandang, Ajax membalas Madrid di Santiago Bernabeu dengan skor 4-1. Mereka lalu maju ke perempatfinal dengan agregat 5-3.

Selesai laga di Allianz Fase, sang pelatih Erik Ten Hag, memaparkan bagaimanakah cara Ajax melumpuhkan Juventus. Satu diantara kuncinya dengan mematikan gelandang Emre Can.

“Waktu interval, kami bicara untuk mendesak Emre Can, hingga pemain saya dapat berjalan lebih ke depan. Frankie De Jong serta Lasse Schone pun bermain mendekat serta membuat ada ruangan terbuka, hingga kami menyerang,” kata Ten Hag.

Masalah permainan timnya, Ten Hag dikit menyombong. Ia menjelaskan gaya mereka begitu susah ditemui oleh lawan, khususnya saat ingin lakukan pressing.

“Susah melawan gaya bermain kami. Ajax miliki pemain dengan tehnik hingga mereka susah mendesak kami. Bahkan juga, di pertahanan, hanya kami yang tahu langkah lakukan pressing dengan sistem semacam ini,” jelasnya.

Ajax Amsterdam jadi team sangat spektakuler di Liga Champions musim 2018/19. Tidak diakui, Ajax malah sukses meluncur ke semi final Liga Champions musim ini.

Hebatnya, mereka menyandang status giant killer atau pembunuh raksasa. Bagaimana tidak, telah dua raksasa yang sukses ditumbangkan Ajax.

Pertama, ialah Real Madrid. Paling baru, Juventus yang jadi korban keganasan Ajax.

Juve dibuat malu Ajax dalam dua pertemuan berturut-turut. Pada perempatfinal leg 1, Juve ditahan Ajax dengan skor 1-1. Lalu, pada leg 2, Ajax membuat malu Juve dengan skor tipis, 2-1.

Pada musim ini, Ajax memang diberkahi beberapa pemain muda berkualitas wahid. Frenkie de Jong, Matthijs de Ligt, sampai David Neres. Ditambah, Ajax mempunyai pemain senior penuh pengalaman jenis Lasse Schoene, Dusan Tadic, Daley Blind, serta Nicolas Tagliafico, yang dapat jadi pemimpin diatas lapangan.

“Juventus sebetulnya jadi favorit. Tetapi, tidak bingung pun Ajax yang lolos. Mereka memang team yang fantastis,” kata gelandang Barcelona, Sergio Busquets, dikutip Marca.

Menurut Busquets, Ajax sekarang bukan jadi team kacangan di Liga Champions. Barca juga cukuplah ketar-ketir bila nanti berjumpa Ajax di final Liga Champions musim ini.

“Mereka tunjukkan pembinaan yang mengagumkan. Bila mereka sampai semi final, sebab wajar,” tutur Busquets.

Click to comment
To Top