Bisnis

Emas Tak Bergerak Lantaran Bank Sentral AS Menahan Suku Bunga

liputan7up – Harga emas tidak berjalan atau datar pada perdagangan Kamis pagi, sesudah dolar Amerika Serikat berusaha untuk bangun dari kemerosotan. Hal tersebut pun ditandai isyarat ditahannya suku bunga Bank Sentra AS serta Bank Sentra Eropa.

Dikutip dari CNBC, pada Kamis 11 April 2019, harga emas di pasar spot statis di level US$1.307,91 per ons. Selain itu, harga emas berjangka AS turun seputar 0,2 % ke posisi US$1.311,8 per ons.

Ini hari, pasar memprediksi Bank Sentra AS akan menjaga suku bunga acuannya selama 2019. Hal tersebut sebab resiko pada ekonomi AS dari perlambatan global serta ketidakpastian kebijaksanaan perdagangan serta keuangan.

Emas Domestik

Selain itu, harga emas dalam negeri produksi PT Bermacam Tambang Tbk, atau Antam pada Kamis 11 April 2019, dibandrol seharga Rp664,5 ribu per gr. Harga itu, naik Rp1.000 per gr dibanding harga tempo hari.

Diambil dari data Unit Usaha Pemrosesan serta Pemurnian Logam Mulia Antam, pembelian kembali atau buyback diputuskan seharga Rp591 ribu per gr, atau naik Rp1.000 per gr dibanding harga tempo hari.

Mengenai harga emas berdasar pada ukuran salah satunya, emas lima gr Rp3,14 juta, 10 gr Rp6,22 juta, 25 gr Rp15,44 juta, serta 50 gr Rp30,81 juta. Lalu, emas 100 gr dibandrol Rp61,55 juta, 250 gr Rp153,62 juta, serta emas 500 gr Rp307,05 juta.

Serta, untuk ukuran emas paling kecil serta paling besar yang di jual Antam di hari ini, yakni 0,5 gr dibandrol Rp356,75 ribu serta 1.000 gr sebesar Rp614,1 juta.

Setelah itu, produk Batik all series, ukuran 10 gr serta 20 gr dibanderol semasing Rp6,88 juta serta Rp13,22 juta.

Mengenai untuk pembelian emas ini hari, Antam mencatat untuk ukuran satu gr, tiga gr, lima gr, serta 1.000 gr tidak ada. Setelah itu, untuk emas ukuran 250 gr serta 500 gr cuma berada di Butik Logam Mulia.

Click to comment
To Top